MI Gondang Siap Semarakkan HUT RI

JELANG HUT KEMERDEKAAN INDONESIA, MI GONDANG RUTIN GELAR LATIHAN DRUMBAND

WONOPRINGGO – MI Gondang intensif adakan latihan drumband menjelang HUT RI ke-77 di salah satu ruang kelas dan halaman sekolahan, kamis (4/8/22).

Kegiatan ekstrakulikuler di sekolah pasti memiliki tujuan tertentu yang hendak dicapai. Salah satunya adalah drumband yang juga memiliki tujuan tersendiri. Drumband adalah salah satu kegiatan ekstrakulikuler di sekolah yang memang tidak banyak sekolah memilikinya. Hanya beberapa sekolah yang memiliki orientasi bermusik dan seni saja yang melengkapi fasilitas drumband bagi anak didiknya, salah satunya adalah MI Gondang.

Ekstrakulikuler drumband di MI Gondang di laksanakan setiap satu bulan 3 sampai 4 kali, namun karena menjelang HUT RI, kegiatan itu dilaksakan lebih intensif, 1 sampai 2 kali dalam satu minggu, yaitu pada hari kamis dan ahad, ungkap salah satu guru MI.

“Biasanya satu bulan 3 sampai 4 kali, tapi karena ini mendekati HUT RI dan untuk keperluan karnaval, mak latihan di padatkan menjadi 1 minggu 2 kali”.

Drumband sendiri adalah kegiatan memainkan alat musik bersama-sama dan umumnya dilakukan sambil berpawai, masing-masing anak akan memegang satu alat musik yang harus dimainkannya. Anak akan bertanggungjawab dengan mencoba menguasai dan memainkan alat musik tersebut dengan baik dan benar. Hal ini akan sangat bermanfaat apalagi bagi anak yang sebelumnya tidak pernah dikenalkan akan musik.

Tujuan dari drumband ini sendiri secara individu adalah membuat anak mampu memainkan alat musik. Anak akan menguasai setidaknya satu alat musik. Meskipun hanya memegang cymbal, anak akan belajar menguasai lagu atau musik. Cymbal memang mudah dimainkan namun jika tidak dibunyikan di saat yang tepat, maka tidak akan menghasilkan suara yang enak didengar.

Anak yang mampu menguasai dan memainkan sebuah alat musik memiliki peluang untuk mengembangkan kemampuan otak kanan dan kirinya. Hal ini akan menjadi penyeimbang bagi otak yang biasanya hanya distimulan untuk salah satu otak saja. Oleh sebab itu, anak yang buta nada sebaiknya segera digabungkan dengan kelompok drumband supaya anak tersebut bisa mengenal musik dan bisa lebih berkembang.

Drumband juga membuat anak senang dan familier terhadap suara musik. Musik dapat membantu perkembangan kognitif dan afektif anak. Hal ini terbukti dari anak-anak yang semasa di dalam kandungan sering diperdengarkan musik klasik, akan memiliki tingkat kecerdasan berbeda. Oleh sebab itu, membuat anak terbiasa dengan musik dan alat musik adalah hal yang baik.

Salah satu tujuan ekstrakulikuler drumband di sekolah ialah bisa menstimulasi sel otaknya supaya berkembang lebih cepat dan banyak. Anak yang familier dengan suara musik akan memiliki perkembangan otak lebih cepat. Ketika anak bergabung dengan kelompok drumband, anak akan terus menerus didengarkan dengan suara alat musik dan bunyi-bunyian. Hal ini akan merangsang pertumbuhan otaknya untuk lebih berkembang.

Tak kalah penting juga, manfaat drumband secara tidak langsung membuat anak bekerja sama. Drumband juga akan mengajarkan kepada anak bagaimana cara bekerja sama untuk menghasilkan suara yang enak didengar. Anak akan saling bahu membahu dan belajar bagaimana mengatur diri dan kawan sekelompok dalam membunyikan alat musik yang baik dan benar. Drumband tidak bisa dimainkan dengan sembarangan dan sesuka hati. Oleh sebab itu, anak akan dituntut untuk mampu memainkan alat musik sesuai dengan aturan dan ketentuannya.

Kontributor : Dzannu Roini
Editor : Mohammad Syaiful

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *