Pembinaan MI Gondang: “Yang Paling Hebat bagi Seorang Guru adalah Mendidik, dan Rekreasi yang Paling Indah adalah Mengajar”

WONOPRINGGO – Yayasan  Gondang adakan pembinaan rutin di MI Gondang yang di ikuti oleh semua Guru dan juga Kepala Sekolah pada Senin (03/10/2022).

Pembinaan yang dilakukan secara rutin pad tiap bulannya ini bertujuan untuk merekatkan tali sislaturrakhim antara pihak Yayasan dan juga unit yang ada di bawah naungannya.

Kesempatan tersebut menjadi momentum untuk saling berbagi informasi, pengalaman dan juga masukan-masukan yang nantinya akan membuat kemajuan di seluruh aspek Yayasan Gondang.

Turut hadir langsung ketua Yayasan Gondang, H. A. Nadjib Samsuddin, yang pada kesempatan itu berbagi pengalaman dan juga arahan untuk semua yang hadir.

Beliau berpesan agar para pengajar harus benar-benar mempersiapkan bahan apa saja yang akan diajarkan kepada siswanya, mulai dari RPP (Rencana Persiapan Pengajaran), perangkat atau media pembelajaran, sampai bahan-bahan evaluasi materi. Pendidik harus selalu ingat bahwa mengajar tanpa persiapan merupakan tindakan yang dapat merugikan perkembangan siswa.

Para pendidik, terutama MI, juga tidak boleh bosan-bosan dalam memberikan contah yang baik. Kadang secara tidak langsung pendidik mencontohkan hal yang kurang tepat. Untuk itu, jangan pernah melakukan tindakan yang kurang tepat pada peserta didik, seperti mengeluarkan kata keras dan kotor, menghina peserta didik di depan kelas, memerintah pada sesuatu yang tidak dilakukan oleh kita sendiri, sering terlambat masuk ke kelas, merokok, dan lain-lainnya. Wibawa kita sebagai seorang guru akan hilang dimata peserta didik. Dan hal tersebut cukup menyulitkan kita ketika mengajar di dalam kelas.

Maka, kita sayagyanya  bisa mencontoh apa yang alm. KH. Maimun Zubair katakan, yaitu “Yang paling hebat bagi seorang Guru adalah mendidik, dan rekreasi yang paling indah adalah mengajar. Ketika melihat murid-murid yang menjengkelkan dan melelahkan, terkadang hati teruji kesabarannya, namun hadirkanlah gambaran bahwa diantara satu dari mereka kelak akan menarik tangan kita menuju surga.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *