Gandeng Orang Tua Siswa, Bersama Siapkan Alumni SMK Gondang yang ‘BMW’; Bekerja, Melanjutkan Kuliah, atau Wirausaha

WONOPRINGGO – SMK Gondang dengan di dampingi Ketua Yayasan Gondang adakan petemuan dengan wali siswa kelas X sekaligus pengambilan nilai rapot PTS pada Ahad (09/10/2022).

Penilaian Tengah Semester menjadi salah satu barometer untuk mengukur kepahaman siswa dalam menangkap pelajaran yang diajarkan di sekolah, begitu juga di SMK Gondang.

Selain sebagai pacuan siswa untuk terus belajar dan memperbaiki diri, dengan adanya PTS tentunya juga agar wali siswa mengetahui perkembangan anaknya selama belajar di SMK Gondang.

Maka, khusus untuk kelas X, diadakan pertemuan dengan wali siswa, yang diharapkan mereka akan mengetahui dan juga mengenal lebih dalam mengenai SMK Gondang.

Pada kesempatan tersebut, pertemuan dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama kelas AKL dan TKR yang dimulai dari jam 8 hingga jam 9 pagi. Dilanjutkan sesi kedua pada jam 10 hingga 11 yang dikhususkan unuk wali siswa TKJ dan TBSM.

 Acara dibuka dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan dari waka Humasbin yang dalam kesempatan itu dipimpin oleh Castro, S. Pd. Beliau membeberkan program-program yang diberikan dari sekolah sebagai bekal siswa sebelum menginjak dunia kerja maupun jenjang pendidikan selanjutnya. Sehingga harapannya, lulusan SMK Gondang setelah lulus tidak akan bingung dan buta arah.

“Di SMK Gondang ini ada beberapa program yang dikhususkan untuk siswa-siswi agar siap dan tak bingung setelah lulus. Seperti program wirausaha, di mana siswa akan dilatih untuk menciptakan suatu produk dan nantinya akan dijual. Lalu juga ada program kerja di jepang dan malaysia, jika memang anak-anak panjenengan ada yang minat, ataupun mau lanjut kuliah. Hal itu sudah kita persiapkan semua”. Ungkap beliau pada wali siswa.

Kepala sekolah, Arif Hermawan, S. Si. juga menuturkan bahwa SMK Gondang sudah termasuk paket komplit. Dari segi pendidikan, ekonomi, kesehatan maupun agama. Segi pendidikan, siswa sudah diajarkan berbagai pendidikan, mulai dari pendidikan karakter, pendidikan akhlak maupun pendidikan kedisiplinan. Segi ekonomi, siswa diajarkan untuk bisa berwirausaha dengan adanya koperasiyang dikelola siswa dan juga guru yang bersangkutan. Segi kesehatan, sudah ada klinik yang siap menampung secara gratis jika memang ada yang sakit saat jam pelajaran. Segi keagamaan, siswa diajarkan BTQ setiap paginya, yang harapannya setelah lulus mereka bisa membaca Al Qur’an.

Beliau juga berpesan, bahwa faktor pembentuk karakter anak itu ada  4, mulai dari sekolah, keluarga, lingkungan dan juga media sosial ataupun gadget. Maka, sekolah hanya sebagai salah satu sarana untuk membentuk karakter, namun selebihnya adalah tergantung dari tiga faktor lainnya. Harapannya, wali siswa juga ikut andil dalam memantau perkembangan anak-anaknya.

Ketua Yayasan juga memberikan tambahan, bahwa SMK Gondang termasuk sekolah yang mengurusi urusan pendidikan dunia dan akhirat para peserta didiknya. Jadi dunia dapat namun tak meninggalkan akhiratnya.

Terakhir, ada sebuah diskusi mengenai uang infaq gedung, yang mana tahun lalu hampir mencapai dua juta, namun tahun ini turun menjadi satu juta setengah, dan itu bisa di angsur hingga siswa kelas XII.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *